Timnas Futsal Putri

Timnas Futsal Putri

Pembuatan jersey futsal – Sebagai negara yang masyarakatnya sangat tertarik dengan sepak bola, Indonesia bisa dibilang belum sempurna karena belum sepenuhnya mampu menyediakan wadah bagi sepak bola dan futsal perempuan. Berbeda dengan Jepang yang berhasil menjadi salah satu kekuatan baru dalam sepak bola putri, Indonesia belum memiliki tim putri yang bisa dibanggakan untuk mengikuti kompetisi nasional maupun internasional.

Berbeda dengan sepak bola, futsal yang baru beberapa tahun belakangan ini masuk ke Indonesia ternyata mampu menawarkan tempat tersendiri bagi para penggemar wanitanya. Meski belum mampu memberikan prestasi yang berarti bagi nama Indonesia, namun futsal putri setidaknya mampu membuktikan eksistensinya dengan mengikuti berbagai perlombaan di tingkat nasional maupun internasional.

Tim futsal putri telah mengikuti beberapa program internasional dengan mendatangkan nama-nama besar dari Indonesia. Salah satunya Asian Indoor & Martial Art Games (AIMAG) yang berlangsung di Incheeon, Korea Selatan dari tanggal 29 Juni hingga 6 Juli 2013. Dalam ajang ini, setidaknya sembilan negara berpartisipasi dalam ajang tersebut. mengirim tim futsal putri nasional Anda. Di Grup A terdapat lima negara, yakni Iran, Thailand, Vietnam, Hongkong, dan Malaysia. Sedangkan Indonesia berada di Grup B bersama Jepang, China, dan Uzbekistan. Kepindahan Indonesia dalam ajang ini awalnya dipertanyakan karena berada satu grup dengan Jepang dan China. Namun, motivasi kuat dari pasukan pahlawan futsal itu akhirnya membuahkan kemenangan tipis 2-1 atas China di gim pertama. Di pertandingan kedua, tim putri kembali menang dengan mengalahkan Uzbekistan 5-1. Rani Mulya Sari, Fitri Rosdiana, Novita Murni, Maulina dan kiper Deliana Fatmawati semuanya telah mencetak lima gol untuk Indonesia. Sayangnya, melawan Jepang, tim futsal putri Indonesia harus mengakui keunggulan tim Jepang dengan skor agregat 0-5. Meski akhirnya mampu melaju ke babak semifinal, namun para pahlawan wanita Indonesia tidak mampu mempersembahkan medali untuk Indonesia. Mereka hanya mampu duduk di urutan keempat, setelah kalah dari Thailand dalam perebutan medali perunggu.

Ajang berikutnya yang diikuti oleh Tim Futsal Wanita Nasional Indonesia adalah SEA Games XXVII di Myanmar yang berlangsung dari tanggal 11-22 Desember 2013. Dipersiapkan sejak awal tahun untuk mengikuti SEA Games, para pelatih Ketua Timnas Futsal Putri Hendra Nazir mulai membuka tim pada akhir Januari lalu dengan mengundang 32 pemain. Sayangnya, dua bulan setelah pelatihannya, masalah internal datang ke tim putri. Akhirnya para srikandi futsal tersebut tidak sempat mengikuti SEA Games dan tim pun bubar untuk sementara. Namun, mengingat hasil yang mampu mereka raih di ajang AIMAG tersebut, Tim Futsal Wanita Nasional akhirnya mendapatkan kepercayaan diri untuk mengikuti SEA Games di Myanmar. Sayangnya, di SEA Games XXVII Myanmar, tim putri tidak bersinar dan harus puas kembali ke negara asalnya tanpa meraih medali. Pasukan Hendra Nazir turun ke posisi keempat dengan hasil imbang 1-1 melawan Malaysia dan menang 5-1 atas Myanmar.

Perkembangan futsal putri Indonesia melalui Liga Futsal

Berbagai upaya juga dilakukan untuk mengembangkan futsal putri di Indonesia melalui berbagai pertandingan. Salah satunya hajatan WFSL (Liga Super Futsal Wanita) dari Persatuan Futsal Indonesia (AFI). Liga ini akan berlangsung mulai 15 April 2015. Latihan melalui liga ini diharapkan dapat menghasilkan pemain futsal terbaik untuk membela timnas. Bisa dibilang, Liga Futsal ini merupakan level kompetisi tertinggi bagi para pemain futsal. Selain itu, diharapkan liga ini dapat mengenalkan eksistensi futsal putri di Indonesia, sekaligus melahirkan regenerasi pemain futsal putri di masa mendatang, itulah harapan Piscinedarfoboarioterme.